Selamat Hari Guru 2009

Saturday, May 16, 2009 , Posted by ijalceritera at 12:40 AM

Bismillahirrahmanirrahim...



Awan berarak,
Menambat ruang tinggi,
Menyusuri legar lembut,
Memecah kepungan kental,
Air isinya bisa menitis,
Ke mana titis-titis itu jatuh?
Jatuh ke dedaunan hijau?
Jatuh ke lembah gersang?
Jatuh ke longkang deras?
Semuanya pasti terkesan,
Tiada istilah pilih kasih.


Dengan titisan-titisan inilah,
Pepohon mampu bercambah,
Menyimpul sebakul mawar merah,
Mencurah buah kesatria,
Daun tertampal molek,
Melekat pada cabang yang kukuh
Yang bermula dari gugusan awan.


Di atas daratan gersang kontang,
Di bawah terik mentari ,
Tanpa berbumbungkan segumpal awan,
Adakah pokok mawar mampu tumbuh subur?


Jika awan menjatuhkan setitis,
Hidupan bawah pasti terulit gembira,
Meraikan kehadiran awan tenang,
Tetapi janganlah dimulakan,
Halai ribut angin kencang,
Mengumpulkan awan-awan hitam,
Ditemani kilat, petir dan guruh,
Retak satu benua.


Awan-awan tinggi jasanya,
Kepada bangsa bahkan dunia,
Mencurah kasih menumpah sayang,
Memang patut duduknya di atas.


Pepohon hidup semuanya tunduk,
Rendah diri memohon maaf,
Andai pernah menongkah dinding awan,
Sombong menahan titisan suci,
Menyalahkanmu di musim kemarau,
Alpa berterima kasih.


Terima kasih guru.
Jasamu dikenang.
Barakallahu fi kum.



Innalillahi wa innailaihi raji'un...













Currently have 2 Baca Balas:

  1. puplunar says:

    sangat bermakna.congrats :D
    aku pun dh buat ;)